aksesoris-brio

Review Brio Satya E vs Rival..

#1

Selamat pagi/ siang/ malam agan2 suhu sekalian, perkenankan nubie ikut mengulas brio satya E ane dan perbandingan dengan mobil2 nyaris sekelasnya yang pernah ane bawa (keluarga besar ane di dominasi perempuan, jadi kemana2 jadi sopir :-)

Pertama kali ane lihat brio satya waktu pameran di IIMS dan langsung jatuh hati (jujur karena tampilan dan harganya), tapi ane gak langsung SPK karena masih mau survei2 yg lain dulu ( agya, ayla, swift, karimun wagon r, picanto, dll.)

Setelah dipikirkan masak2 dengan mempertimbangkan plus minus nya dengan mobil sekelasnya dan terutama kondisi keuangan jg (ane ambil tunai gan coz sudah ada cicilan rumah kuatirnya ane masuk debt trap :-) , akhirnya dengan hati mantap dan dompet menangis ane tanda tangan SPK pada akhir november yang cerah di salah satu dealer honda jakarta pusat dengan salesnya yang ramah nan cantik jelita. Love.PNG Walaupun belum bisa memastikan kapan unit ready, tapi salesnya menjanjikan akan berusaha yang terbaik buat ane (cieeee jadi GR :-). Sebetulnya waktu itu sudah ada unit ready stock di dealer, Brio Satya type S warna putih, tapi ane malas karena nanggung dan selisih harga sedikit (Rp 6 jt) dengan yang type E. Karena salesnya sudah all out, besoknya langsung ane lunasin semuanya 117jt, kembali jadi miskin lagi, gapapa karena begitulah roda kehidupan berputar.. Cool.PNG

Mungkin ane lg hoki atau memang ane rajin PDKT sama salesnya Big Grin , sekitar awal desember ane dikabarin salesnya kalo unit sudah ready dan saat ini STNK sudah dalam proses. Setelah menunggu sekitar 10 hari, akhirnya saat yang menggembirakan itu tiba, hari kamis tanggal 19 Desember 2013 ane di telp salesnya kalo brio satya E yang ane pesan sudah siap diangkut. Dengan hati riang gembira (campur kangen), dan tidak lupa membawa buah tangan bukan ala kadarnya, ane lgsg meluncur ke lokasi naik ojek (tapi gak becek koq :-)

Kesan pertama adalah mobil ini punya driving position dan pengendalian enak banget untuk mobil sekelasnya. Setelah itu selama satu bulan ke depan, ane coba bawa brio satya terus ke kantor agar bisa satu hati (wkwkwk gaya bener :-)

Review ini ane buat hanya sebagai penambah wawasan saja, komparasi antar mobil yang saya utarakan disini juga tidak sepenuhnya "apple to apple" karena keterbatasan sumber daya dan sebab lainnya. Namun demikian yang ingin ane tekankan disini adalah pilihan rekan2 komunitas memilih brio satya menurut ane adalah pilihan yang tepat dari segi harga berbanding kualitas, dan ternyata brio satya masih mampu bersaing dengan mobil yang satu kelas diatasnya :-)

Eksterior
Menurut ane, honda brio satya menawarkan sesuatu yang benar2 baru pada mobil LCGC. Bentuk mengotak seperti k*arim*n wag*n r ditinggalkan, dan aroma mobil murah seperti pada duo kembar agy* ayl*, nyaris tidak terlihat; intinya tampilannya racy banget dan gak murahan. Terima kasih kepada kakaknya Honda Brio generation 1.0 yang sudah mengangkat citranya. Tampak depannya sporty dengan grill lebar dan foglamp lonjong, walaupun tampilan belakangnya masih bukan selera semua orang. Tentu saja masalah tampilan adalah subjektif, tapi menurut ane tampilan Brio Satya cukup ganteng dan gak malu2in dibawa jalan bareng orang2 yang kita sayangi. :-) Apalagi kalau ditambahkan Red Emblem Honda, HID Projector, dan cutting Sticker ala mobil muscle car dijamin makin ManTab (Makan Tabungan). <== Mohon maaf kalau ane agak norak maklum korban racun suhu2 penunggu forum. Big Grin

Satu-satunya pesaing Brio Satya dari segi tampilan luar menurut ane adalah Suzuki Swift dan Kia Picanto, yang walaupun bukan termasuk mobil LCGC tapi secara dimensi punya kemiripan. Khusus Kia Picanto yang sejak Desember kemarin harganya didiskon gila-gilaan, hingga harga jualnya 'hanya' 108jt off the road (bahkan katanya bisa di goyang lagi), membuatnya head to head dengan Honda Brio Satya secara harga, dimensi, dan kapasitas mesin. Tampilan Kia Picanto cukup manis dengan desain bercitarasa eropa, sayang dengan lebar hanya 159cm dan tinggi 149cm ( bandingkan dengan lebar brio yang 168cm dan tinggi 148cm) membuatnya terkesan 'cungkring'. Sedangkan tampilan luar Suzuki Swift walaupun kalah futuristik dibandingkan Honda Brio Satya, menurut ane berpotensi 'lebih abadi' di masa depan. Kombinasi garis-garis tajam di sudut2 lampu dengan kontur membulat pada beberapa bagian bodi terasa amat pas. Namun kembali lagi bahwa masalah tampilan adalah masalah selera yang setiap orang bisa berbeda pendapat :-)

Tampak Depan
   

Tampak Belakang
   

Lampu Depan HID Projector
   


Interior
Tidak hanya di luar, interior Brio Satya juga menyajikan pemandangan yang sedap dipandang. Warna two tone tidak hanya membuatnya lebih cerah, tapi juga lebih berkelas. Desainnya juga cukup harmonis dan tidak kaku. Kelemahannya adalah material plastik terasa terlalu mendominasi, tetapi itu sangat wajar untuk memangkas biaya namanya juga mobil LCGC. Bagi mereka yang kurang apik atau punya anak kecil, interior brio terutama kursi dan panel pintu juga mudah kotor karena warnanya yang cerah. Tapi ini bukan masalah kalo agan2 rajin bersihkan interior atau ke salon mobil. Sebetulnya yang paling mengganggu adalah bunyi2an yang berasal dari plastik pilar A sebelah kiri dan kanan yang tidak 'krep' pada dudukannya sehingga menimbulkan suara mengganggu ketika brio satya dibawa melewati jalan yang tidak rata. Sebetulnya solusinya mudah saja, ganjal dengan busa dijamin hilang itu bunyi. Semoga saja ada perbaikan mutu dari Honda Prospect Motor untuk produksi Brio ke depannya.

Interior duo kembar agya ayla pun tidak lebih istimewa dibandingkan brio satya, walaupun kombinasi warna hitam dan silver pada dashboard, panel pintu, dan jok pada agya G/ TRD membuatnya tidak mudah terlihat kotor. Sedangkan interior karimun wagon r tampil paling sederhana, dengan masih menyisakan jendela model engkol di pintu belakang bahkan pada kasta tertingginya, powerwindow hanya tersedia eksklusif untuk pengemudi dan penumpang depan.

Kia Picanto sendiri punya interior yang desainnya lebih menarik, sayang kualitas plastiknya menurut ane masih kurang bagus dan setir model palang duanya yang kurang terasa natural ketika dikendarai. Suzuki Swift punya desain interior yang paling menarik menurut ane (wajar karena harganya paling mahal :-), walaupun tidak terlalu eksklusif karena 95% sangat mirip dengan Suzuki Ertiga. Mungkin itulah sulitnya berbagi sasis, sampai interior aja di copy paste. Ane lihat hal ini juga terjadi pada Honda Mobilio yang interiornya mengadopsi Honda Brio, dan Toyota Yaris 2014 yang interiornya juga beraroma Toyota All New Vios.

Interior Brio Satya E
   


Performa
Bicara masalah performa, berarti bicara nama besar Honda.. performa Brio Satya menurut ane cukup memuaskan. Benar-benar terasa naik honda jazz rasa sederhana berkapasitas mesin kecil. Teknologi SOHC 4 slinder segaris dengan 16 katup i-VTEC milik honda Jazz yang fenomenal itu ada di mobil LCGC bernama Honda Brio Satya. Bahkan ukuran Diamater x Langkah juga mengadopsi mesin Honda Jazz hingga ke mm nya; Brio Satya/ 1.2L 73mm x 71,6mm (over bore), Brio Sports/ 1.3L 73mm x 80mm, dan Honda Jazz 73mm x 89,4mm (over stroke). Perhatikan semua mesin diatas menggunakan diameter yang sama 73mm, tentu langkahnya berbeda karena kapasitas mesinnya juga berbeda. Langkah cerdas Honda yang tidak membangun mesin dari nol, pakai saja yang sudah terbukti. Mesin terbukti kencang dan hemat bahan bakar. Brio Satya sangat enak diajak manuver ataupun cruising di tol dengan driving position khas honda yang amat driver oriented. Intinya performanya jauh diatas harganya, yang bahkan di tangan pengemudi terampil, Brio Satya masih bisa bersaing dengan mobil yang satu kelas diatasnya (kalah terhormat he he he.. :-)

Ane ngadain test sederhana, dengan hanya bermodalkan stopwatch, walaupun tidak terlalu presisi hingga ke sepersekian detik dan banyak variabel lainnya yang mungkin juga mempengaruhi hasil test (misalnya distorsi speedometer, tekanan angin dan karakteristik ban, bahan bakar, kondisi aspal, dsb) namun sedikit banyak ane berharap bisa memberikan gambaran kepada agan2 semua. Berikut data akselerasi 0-100 kpj yang berhasil ane himpun dengan ane sendiri sebagai drivernya (real life simulation prettt); kecuali Brio Satya, semuanya adalah mobil milik orang lain dengan transmisi manual (teman kantor, adik kandung, adik ipar, bos2 ane) dan semuanya ganti gigi ke yang lebih tinggi pada 6.000 rpm (honda jazz pada 6.600 rpm aka red line, brio satya pada 4.800 rpm coz sayang gan boil ane sendiri) :

Toyota Yaris S : 10,4 detik (super galak di awal jangan diganggu deh, tapi agak kendor setelah lewat 110 kpj)
Honda Brio Sport : 10,6 detik (tarikannya ajibbbb banget, gigi 2nya josss)
Suzuki Swift : 10,8 detik (ya Allah handlingnya luar biasa, tapi setelah 100kpj kalem aja)
Honda Jazz RS : 11,2 detik (setelah 100kpj larinya malah makin gila)
Honda Brio Satya : 14,8 detik (mungkin bisa lebih cepat nanti ditest lagi kalo ada mobil orang lain :-)
Toyota Agya TRD : 16,6 detik (wajar mesin cuma 1.000 cc)

Namun tentu saja mesin Honda Brio Satya bukannya tanpa kekurangan, tarikan putaran bawahnya dan kemampuannya menaklukkan tanjakan menurut saya masih kalah dengan nissan march 1.2, kia picanto, dan etios valco walaupun sama2 1.200 cc (picanto 1.248cc). Tapi kalo RPM Brio Satya sudah berkitir diatas 4.000 dan desing ala i-VTECnya keluar, ketiga mobil diatas bukan tandingan Brio Satya walaupun sebagian bukan LCGC, hanya saja memang untuk kondisi di kota besar yang dominan stop n go, potensi maksimal dari brio satya belum keluar sepenuhnya.

Tampilan Mesin
   
   


Pengendalian
reserved

Akomodasi
reserved

Fitur
reserved

Komsumsi BBM
reserved

Harga
reserved

Kesimpulan
reserved


Ok agan2 semua, next time ane sambung lagi, sudah dicariin sama bos ane, mau cari makan lagi.. terima kasih kepada agan2 semua yang sudah meluangkan waktu membaca dan memberikan komentar pada forum ini.

Disclaimer :
Isi pada tulisan ini adalah pendapat dan pengalaman pribadi penulis yang ane coba tuangkan dengan sejujur2nya tanpa memihak siapapun dalam semangat untuk berbagi ilmu walaupun kecil adanya. Tidak ada maksud sedikitpun dari ane untuk mendiskreditkan merek lain, anggota forum yang lain, atau pihak-pihak terkait. Mohon dimaafkan apabila terdapat kata2 yang salah/ menyinggung agan2 sekalian. Apabila terkandung kebenaran datangnya adalah dari yang Kuasa, dan apabila tedapat kekeliruan adalah kekhilafan ane semata. Hidup Honda Brio!! Merdeka !!! Salam kompak selalu.. :-)
#2
nice story gan...klo ane pertama kepikiran itu etios valco sama agya,krn dlm pikiran ane satya masih engkol jendelanya kyk gen1 type S (maap ya owner type S gen1)...trus kemudian lirik picanto sama ayla...agya sama ayla ane dah TD,trus ada satya,penasaran sama nih mobil,TD deh...ane ngrasain lgsg jatuh cinta sama satya ini...pas ada pameran mobil di kota ane,bini ane lgsg ane suruh SPK...nunggu 2,5 bulan dateng nih mobil,tgl 16/01...ane lunasin,trus tgl 21/01 ane bawa pulang...performa mantap utk ukuran LCGC,walaupun interior seadanya...dua minggu ane bawa ini mobil trus ane tinggal lagi...skrg STNK sm plat nopol resmi dah jadi,tp belom diambil sm bini ane,nunggu ane pulang katanya..
#3
(02-11-2014, 10:37 AM)crazyjoe Wrote: nice story gan...klo ane pertama kepikiran itu etios valco sama agya,krn dlm pikiran ane satya masih engkol jendelanya kyk gen1 type S (maap ya owner type S gen1)...trus kemudian lirik picanto sama ayla...agya sama ayla ane dah TD,trus ada satya,penasaran sama nih mobil,TD deh...ane ngrasain lgsg jatuh cinta sama satya ini...pas ada pameran mobil di kota ane,bini ane lgsg ane suruh SPK...nunggu 2,5 bulan dateng nih mobil,tgl 16/01...ane lunasin,trus tgl 21/01 ane bawa pulang...performa mantap utk ukuran LCGC,walaupun interior seadanya...dua minggu ane bawa ini mobil trus ane tinggal lagi...skrg STNK sm plat nopol resmi dah jadi,tp belom diambil sm bini ane,nunggu ane pulang katanya..

iya gan tapi masih belum selesai coz internet lg lemot takut hilang semua jadi ane upload dulu. trims atas masukannya.
#4
silaken dilanjut...gan
#5
(02-11-2014, 10:59 AM)crazyjoe Wrote: silaken dilanjut...gan

siap bos.. btw brio satya nya jangan lupa diambil di dealer gan.. Big Grin
#6
udah dibawa kok gan,dah hampir seminggu parkir aja di garasi rumah...berhubung ane lg di luar kota,trus bini ane jg kagak bisa nyetir...ntar ane plg sekalian mau servis 1000km smbl ambil stnk sm ganti plat nomer...
#7
lanjutkan.. wuih langsung ganti projie.. 04
Website
#8
(02-11-2014, 11:43 AM)Zikri Irfandi Wrote: lanjutkan.. wuih langsung ganti projie.. 04

siap om langsung keracunan setelah ikut forum ini gan.. :21:*&
#9
mantap reviewnya, lanjutkan sambungannya 04
Website
#10
Wew, kl sesama LCGC memang no contest gan, Brio juaranya. Tapi kl sama swift jujur aja sudah beda kelas, swift itu kl mau diadu harus sama kk nya brio alias njes :21:*&

Tapi memang kl sudah TD dan bilang ambil kompetitor krn lebih enak menurut saya bullshit Big Grin Ambil punya tetangga pasti mikirnya cost kl ambil gogon ato alay, kl agya mikirnya merk 3 ellips sudah merem aja ga perlu mikir untuk servis, spareparts sama resale value. Kl yg pilih enak dikendarai pasti ambil sotoy ini :21:*&
loading...




Users browsing this thread: 1 Guest(s)