Sharing mengenai Basic Car Audio sebelum memutuskan upgrade

  • om @"FiQi", numpang nanya lg. Gr2 temen ngasih info separo2, hik.
    Speaker kan ada yg fullrange. Yg aq tau fullrange itu, ya semua frekuensi dicover. Nah ini ada temen bilang pake speaker fullrange + midbase. Nah bingung, fullrange ini kok masih dipakein midbass. Jadi konfigurasi nya, untuk 2 way pake fullrange plus midbass, untuk 3 way pake tweeter, fullrange, dan midbass.
    Nah ini speaker fullrange ini gimana yah ?


  • om @"FiQi", numpang nanya lg. Gr2 temen ngasih info separo2, hik.
    Speaker kan ada yg fullrange. Yg aq tau fullrange itu, ya semua frekuensi dicover. Nah ini ada temen bilang pake speaker fullrange + midbase. Nah bingung, fullrange ini kok masih dipakein midbass. Jadi konfigurasi nya, untuk 2 way pake fullrange plus midbass, untuk 3 way pake tweeter, fullrange, dan midbass.
    Nah ini speaker fullrange ini gimana yah ?


    Secara prinsip, memang fullrange di desain untuk menjangkau seluruh frekuensi 20 - 20.000 hz, namun pada prakteknya, tidak ada satupun speaker yang sanggup secara sempurnya mendeliver keseluruhan frekuensi tersebut, khususnya untuk frekuensi rendah (mungkin karena faktor diameter yang hanya sekitar 2-4") oleh sebab itu fullrange sering dijadikan tweeter dan disandingkan dengan midbass untuk membentuk 2way, sedangkan untuk 3way speaker fullrange biasanya dijadikan midrange dan disandingkan dengan tweeter dan midbass...
    Konfigurasi 3way dengan menggunakan fullrange ini yang terakhir saya gunakan dalam kontes tahun lalu....

    #mundu3Audio | #workshoprumahan | RawaManGun |

  • Secara prinsip, memang fullrange di desain untuk menjangkau seluruh frekuensi 20 - 20.000 hz, namun pada prakteknya, tidak ada satupun speaker yang sanggup secara sempurnya mendeliver keseluruhan frekuensi tersebut, khususnya untuk frekuensi rendah (mungkin karena faktor diameter yang hanya sekitar 2-4") oleh sebab itu fullrange sering dijadikan tweeter dan disandingkan dengan midbass untuk membentuk 2way, sedangkan untuk 3way speaker fullrange biasanya dijadikan midrange dan disandingkan dengan tweeter dan midbass...
    Konfigurasi 3way dengan menggunakan fullrange ini yang terakhir saya gunakan dalam kontes tahun lalu....


    Untuk 2 way biasa yg sy tau, area midrange digantikan oleh middbass, untuk tweeter frekuansi atas nya. Untuk yg pakai fullrange, apakah fungsi tweeter dan midrange digantikan fullrange tsb?
    Untuk 3 way, apakah ada alasan kenapa pakai fullrange dibanding pakai midrange?
    Secara overal 2 way ini apa mending pakai fullrange atau tetep pakai tweeter om @"FiQi"


    Thx

  • #mundu3Audio | #workshoprumahan | RawaManGun |

    The post was edited 1 time, last by FiQi ().

  • Oke om @"FiQi" , makasih untuk pencerahannya.
    Ternyata fullrange bisa dibikin seperti itu.
    Maaf klo kebanyakan tanya dl. Takut tersesat, hehehe. Dl di portable audio dah banyak "tersesat" gara2 ngikut kata orang. AKhirnya beli, gak lama jual. Di car audio gak segampang itu soalnya.


  • Oke om @"FiQi" , makasih untuk pencerahannya.
    Ternyata fullrange bisa dibikin seperti itu.
    Maaf klo kebanyakan tanya dl. Takut tersesat, hehehe. Dl di portable audio dah banyak "tersesat" gara2 ngikut kata orang. AKhirnya beli, gak lama jual. Di car audio gak segampang itu soalnya.


    Siap om, senang bisa membantu, mudah2an bermanfaat...

    #mundu3Audio | #workshoprumahan | RawaManGun |

  • om @"FiQi"
    minta pencerahan,
    saya beli HU pioneer X5750BT dan Speker split A1605C
    saya masih bingung memilih mode yang digunakan, antara ?


    1. Standard Mode, menggunakan power amp internal HU 4 channel. dibagi menjadi speaker depan kiri, speaker depan kanan ( menggunakan split xover pasif A1605C), speaker belakang kiri, dan speaker belakang kanan ( mengguanakan speaker eksisting bawaan depan dipindah kebelakang)


    2. Network Mode, menggunakan power amp internal HU 4 channel, dibagi 2 channel untuk twetter (HPF), dan 2 channel lagi untuk midbass (A1605C) tanpa menggunakan xover pasif bawaan.


    apakah kelebihan dan kekurangan kedua mode diatas dengan skema tersebut ?
    dan sebaiknya saya menggunakan yang mode mana ? jika ada solusi skema lain, mohon pencerahannya...
    makasihhh

  • Klo yg sy tangkap sie, klo pake mode standard, TA hanya bisa ngatur speaker depan belakang aja. Jd tweeter jg ngikut setting speaker depan. Klo pake network, bisa atur TA nya untuk tweeter dan midbass nya.
    Kemaren sempat iseng2 coba, speaker masih bawaan brio. Klo pake standar, TA ngatur speaker depan dan belakang. Klo mode network, TA ngatur tweeter dan midbass, tp speaker belakang gak bisa dikontrol sama sekali.
    Cmiiw

  • om @"wahjuhidajat"
    Standard Mode digunakan untuk bener2 kondisi standard mobil, ataupun jika yang sudah upgrade menggunakan speaker 2way dengan pasif crossover, cutting frekuensi di menu crossovernya pun hanya high, mid, dan low saja, sedangka time alignment seperti yang om @"zeguym" jelaskan, hanya speaker front, rear dan sub.


    Network Mode biasa digunakan untuk yang sudah upgrade speaker depannya menggunakan speaker 3way (dengan pasif crossover untuk tweeter dan midrange, sedangkan midbass aktif), ataupun dengan menggunakan speaker 2 way tanpa pasif crossover, cutting frekuensinya pun lebih banyak yaitu ada high, mid high, mid low, dan low, sedangkan time alignment seperti yang sudah di sampaikan oleh om @"zeguym" di atas.


    Nah jika pertanyaannya mana yang lebih baik, jawabannya tergantung....
    Kalo mau gampangnya pake standard mode, beres, semua udah diatur sama pasif crossover dan speaker belakang bs tetap dinyalakan, tinggal setting crossover sedikit jadi deh...
    Tapi kalo mau agak repot, pake network mode, om bisa atur sendiri tweeter dan midbass masing2 mau dicutting berapa hz, tapi dengan resiko tweeter jebol kalo cutting frekuensi high dan mid high nya terlalu rendah (maaf saya ga bisa ngasih referensi cutting frekuensinya brp krn saya ga tu 5750BT sedetail apa crossovernya dan kemampuan speaker yang om pake), dan speaker belakang mau ga mau dimatikan...


    Atau om bisa diskusikan sama installer om di sana, sesuaikan sama selera, karena hasil akhirnya bisa standard lebih bagus dari pada network ataupun sebaliknya, tergantung installer nya. Kalo saya pribadi saya lebih milih network mode.


    Maaf kalau kepanjangan, mudah2an membantu
    [hr]


    Kemaren sempat iseng2 coba, speaker masih bawaan brio. Klo pake standar, TA ngatur speaker depan dan belakang. Klo mode network, TA ngatur tweeter dan midbass, tp speaker belakang gak bisa dikontrol sama sekali.
    Cmiiw


    Speaker standard bawaan brio ada tweeternya om?
    Kalo saya di network mode, speaker belakang di copot / matikan saja, karena toh ga bisa diapa2in dan (maaf) asal bunyi saja, hasilnya malah mengganggu staging...

    #mundu3Audio | #workshoprumahan | RawaManGun |

    The post was edited 1 time, last by FiQi ().