aksesoris-brio

Rev matching. oper gigi manual tanpa kopling.

#1

Mungkin bagi yg belum pernah coba hal ini bakal terdengar aneh.
Tapi pada mobil manual, kita bisa oper gigi tanpa menekan kopling, tekniknya bisa disebut rev match. Yaitu mencocokkan kecepatan dan putaran mesin pada saat berpindah gigi.

Pada dasarnya, kopling berfungsi untuk memutuskan hubungan tenaga dr putaran mesin kepada transmisi agar perpindahan gigi terasa smooth. Maka dari itu, setelah berpindah gigi, putaran mesin akan menyesuaikan dengan kecepatan mobil. Rpm lebih tinggi jika gigi turun, dan rpm lebih rendah jika naik.

Nah. Pada rev match, kita menyesuaikan putaran mesin dengan kecepatan mobil sebelum berpindah gigi. Caranya, untuk menaikkan gigi, masukkan gigi pada posisi netral (tanpa perlu menginjak kopling), setelah rpm turun masukkan gear yang dituju. Misalkan dari 3 ke 4.
Untuk menurunkan gigi, ketika mobil berjalan, masukkan gigi pada posisi netral, lalu gas mobil sampai rpmnya naik, lepas gas lalu pindahkan. Semua dilakukan tanpa menginjak kopling.

Kalau masalah putaran mesin yang cocok, pake feeling aja. Kalau udah biasa pake manual, pasti punya feelingnya.

Jika putaran mesin dan kecepatan tidak cocok, ada 2 kemungkinan. Yaitu gear tidak masuk atau bisa saja berbunyi gear syncronnya.

Saya sendiri diajarin teknik ini sama pembalap nasional. Yaitu om jimmy lukita dan mas fitra eri.

Kesimpulannya, teknik ini berguna ketika kabel kopling putus atau master kopling tidak berfungsi sehingga kopling bermasalah.

Nah, untuk kondisi mobil berhenti. Untuk memasukkan dari netral ke gigi satu, mobil harus dalam keadaan mati. Nanti ketika starter, mobil akan sambil berjalan. (pengalaman om fitra eri pas kabel kopling putus)

Saya sendiri sudah sukses mencoba teknik ini di jalan tol, kadang pergantian giginya smooth, kadang agak tersendat.

Cuman sekedar share aja, saya sendiri tidak menyarankan. Cuman untuk ilmu saja dan mungkin kepake kalau keadaan darurat.
#2
di Moto Gp juga, shift up nggak tarik kopling kan om amal? di balap mobil juga begitu om?
Website
#3
Kalau balap mobil matic sih gak pake wkwkwk.
Kopling tetep pake koq. Cuman ada rev match juga ketika turun gigi pake teknik heel and toe ( misal dari 3 ke 2, injek rem, kopling injek, gear netral, kaki kanan masih nginjek rem sambil injek gas, pas rpm dah dirasa cukup baru turun gigi). Fungsinya untuk menghindari engine brake yg bisa berakibat selip rodanya.

Kalau moto gp kurang tau juga uy.
#4
Teknik ini bisa dipake kala darurat , misal : mogok di tengah jalan sehingga mengganggu orang lain / macet, atau mogok di tengah rel

1. masukkan ke gigi 1 or 2.
2. stater ber-ulang2.

maka mobil akan lompat2,
terus lakukan sampai posisi mobil kita aman / pinggir jalan.
baru deh di-utak-atik atau panggil mekanik tanpa mengganggu orang lain .... hehehehe
#5
siiip infonya..

btw, kopling Brio sudah hidrolis kan? ada tabung cairan kopling di kabin mesin.
Website
#6
saya pake matic uy, jadi gak tau :p
kalau ada tabungnya, berarti udah hydrolik
#7
Nice info om @Amal Sherly
Jadi kl kondisi darurat kopling bermasalah tau lah masih bisa oper gigi Big Grin
#8
(02-20-2014, 03:33 PM)loadeddiapers Wrote: Nice info om @Amal Sherly
Jadi kl kondisi darurat kopling bermasalah tau lah masih bisa oper gigi Big Grin

Sip gan. Cuman info aja. Tetep ati2 gan
#9
Paling sering sih heel and toe. Tapi pake brio kok gas nya kurang responsive. Di injek gas secara spontan rpm agak lama naeknya. Biasa pake nnova mulus kalo downshift. Brio masih menyesuaikan.
Website
#10
(08-04-2014, 04:41 PM)adnanomatic Wrote: Paling sering sih heel and toe. Tapi pake brio kok gas nya kurang responsive. Di injek gas secara spontan rpm agak lama naeknya. Biasa pake nnova mulus kalo downshift. Brio masih menyesuaikan.

Kasih tipsnya om buat heel and toe. Ane masih susah pake trik begitu buat turun gear




Users browsing this thread: 1 Guest(s)