aksesoris-brio

Perbedaan Fisik Honda Brio Satya dengan Brio CBU

#1

Disclaimer: Thread ini tidak ditujukan untuk mengatakan bahwa suatu produk jelek atau bagus, thread ini ane buat sebagai pembanding atau sebagai reference, thread ini murni pendapat pribadi, silahkan jika ada yang punya pandangan berbeda, jangan sungkan diutarakan.

Mungkin ada sebagian rekan HBC yang kecewa setelah Honda Brio Satya muncul, tentunya dengan harga yang jauh lebih murah dari Brio CBU, Bahkan selisih mencapat 50 jutaan. IMHO sebenernya membandingkan Honda Brio Satya dengan Brio CBU dari segi harga nggak eye to eye. Baik Brio Satya maupun Brio CBU punya value nya masing-masing. Honda Brio CBU dengan tip top quality-nya, sedangkan Brio Satya dengan harganya yang terjangkau. Masing-masing mempunyai value for money. Tapi, jujur ane juga terusik ingin tahu apa sih yang membuat harga kedua varian Brio ini terpaut jauh.. Nah, sekarang ane lagi di dealer Honda nih, servis 1000. Ada satu unit Brio Satya, yang ane tafsir versi A, alias varian terendah. Ane coba jelaskan impresi fisik dari Brio Satya ini yah?

   

   

Dari segi eksterior dulu yah, bentuk body sama plek dengan Brio CBU. Tapi yang paling mencolok adalah velg kaleng tanpa penutup dop layaknya Brio S CBU, terlihat juga pada Brio ini tidak adanya rear wiper, tidak ada foglamp, dan spion telanjang tanpa cover, dan benar saja, setelah melongok ke dalam panel pintu, tidak ada panel electric mirror.

   

Di bagian buritan, Logo Satya sudah nangkring menggantikan posisi lambang H. Di sebelah kiri terdapat emblem Honda Prospect Motor, dan di sebelah kanan terdapat emblem Brio Satya. Nah dimana emblem i-vtec? Ternyata nempel di bemper. Smile

Nah, yang agak menarik perhatian adalah kualitas cat, yang menurut ane nggak sekinclong cat Honda Brio CBU, ataupun mobil Honda yang lain. IMHO loh, ini pendapat jujur ane sendiri, mungkin ada yang punya pandangan lain. Melongok ke kaca depan, terdapat lambang SNI di pojok kiri mobil, nah buatan lokal nih, pikir ane. Asahimas kah? kayaknya bukan..

   

Melongok ke dalam kabin penumpang, lagi-lagi bentuk dashboard Brio Satya sama persis dengan Brio CBU, sama seperti Brio S CBU, tidak ada list chrome di kisi-kisi AC nya. Dari segi bahan, jujur ane nggak bisa membedakan kualitas plastik yang digunakan pada Brio Satya ini dengan Brio CBU, namun yang sangat kentara adalah finishing select knob (tuas perseneling) dan rem tangan yang tidak se-detail Brio CBU.

Terlihat juga di stir dan dashboard terdapat tulisan i-SRS dan SRS air bag. Oh, fitur keselamatan nomor satu nih, HPM bijak tidak menghilangkan fitur ini.

   

Bagaimana dengan perangkat audio yang disematkan, terlihat bahwa audio adalah single DIN dan sudah mendukung CD player dan USB. Dan sepertinya berbeda dengan Single DIN nya Brio S CBU, yaitu JVC KD-HDR44..

   
Bentuk jok Brio Satya sama persis dengan Brio CBU, dengan motif yang sama pula, perbedaanya hanya pada pemilihan warna, versi CBU menggunakan dua warna (dual tone), beige dan coklat muda, sedangkan jok Brio Satya hanya dibalut satu warna beige saja.

Nah, geser ke areal kap mesin, yah seperti yang kita tahu, Brio Satya dilengkapi dengan mesin 1200 cc, ane nggak tau serinya apa, apakah hanya spek down dari L13A nya Brio CBU, ataukah mesin yang benar-benar berbeda. Ada yang tahu?

   

Semua komponen di dalam kabin mesin Brio Satya secara kasat mata sama dengan Brio CBU, posisinya pun sama. Namun terlihat bahan plastik nya berbeda, contoh tank minyak rem, Brio CBU lebih bening, jadi batas isinya lebih terlihat. Nah, yang mencolok mata, yaitu bahan intake manifold Brio Satya yang terbuat dari plastik, berbeda dengan intake manifold Brio CBU yang terbuat dari aluminium cast.

   
Yup, tidak ada heat shield di Brio Satya, sama dengan Brio S CBU, namun heat shield ini ada di Brio E CBU.

   
Tidak ada heat shield di firewall, yaitu dinding antara mesin dan kabin penumpang. Ane pikir ini krusial yah, karena tanpa adanya heat shield, panas dengan mudahnya menyelusup ke kabin penumpang, efeknya ya ke kinerja AC dan akhirnya fuel consumption. Mungkin heat shield ini lah yang harus dijadikan menu upgrade/modifikasi bagi calon pengguna Brio Satya.

   

Nah, terakhir adalah radiator fan, alias kipas radiator, ternyata di Brio Satya ini hanya dilengkapi satu buah fan, yang ane yakin tugasnya menghisap udara dari luar. Umumnya mobil memiliki dua buah fan di balik bemper, satu menyembur udara dingin ke kabin mesin, satu menghisap udara dari depan bemper. Bisa nggak ya diupgrade, soalnya ane lihat, radiator dan kondesor Brio Satya ini lebih kecil dari Brio CBU.

Jadi kesimpulannya, masing-masing varian Honda Brio, punya value for money masing-masing. Memang sudah beda segmen, jadi nggak bisa dibanding-bandingkan dari segi harga. Ane rasa bukan bagus ngga bagus ya... murah atau mahal perbedaan Satya, CKD, CBU, Sport yah cuma di varian ajah, analoginya kaya motor Supra, kan banyak tu varian, dari supra, supra fit, supra x, supra x fi..

Dan... untuk rekan HBC yang suka utak utik modifikasi, ini artinya Honda Brio Satya memiliki banyak ruang untuk dimodifikasi.

Sekian, semoga bermanfaat.
Website
#2
untuk electric mirror / power door mirror tipe S dan E sudah ada bro, untuk intake manifold juga ada perubahan desain dari aluminium ke plastik (untuk mengurangi cost juga sih :p) tapi kabarnya salah satu sensor (entah sensor apa) diarea tersebut ikut tidak terpasang.

cmiiw
Website
#3
oh, yang S dan E dah ada yah? berarti sudah pakai cover spion? bagus itu, soalnya, kemarin ane lihat Satya tipe A, spionnya nggak masuk banget di desain body Brio.

Hmmm, kira-kira sensor apa itu yah?

btw, Brio Satya A, sudah dilengkapi dengan power window juga..
Website
#4
ini ada perbedaan gambar antara intake manifold menggunakan aluminium dan plastik.
adapun kabarnya kelebihan penggunaan material plastik agar aliran udara yg masuk lebih dingin karena plastik bersifat bad isulator (bukan penghantar panas yang baik) dan lebih ringan dibanding penggunaan aluminium. Selain itu tidak perlu kuatir dengan kekuatannya karena kualitas plastiknya lebih kuat dan ringan daripada besi.
nb: Gambar lingkaran merah adalah perbedaan ketidak adaan sensor di material plastik


Attached Files Image(s)
       
Website
#5
hmmm... bisa jadi itu temperature sensor...

itu di mesin satya, ada pipa dari intake plenum by pass ke mana ya? apa langsung ke ruang bakar?

   

iya, intake manifold plastic, bukan hal yang baru - sudah banyak digunakan di mobil-mobil yang lain, selain bisa menekan cost production, betul sekali, plastik adalah konduktor panas yang buruk. Artinya udara yang masuk lebih dingin, efisiensi meningkat, tenaga bertambah. Satu cendol untuk bro aDIN. 04
Website
#6
Update & ralat: radiator fan Brio CBU ada 2 buah, dan dua-dua nya berada di belakang radiator, jadi fungsinya hanya menghisap udara dari depan.
Website
#7
Ralat om,

"Bentuk jok Brio Satya sama persis dengan Brio CBU, dengan motif yang sama pula, perbedaanya hanya pada pemilihan warna, versi CBU menggunakan dua warna (dual tone), beige dan coklat muda, sedangkan jok Brio Satya hanya dibalut satu warna beige saja."

untuk type Brio Satya A dan S memang satu tone, tapi kalau Satya tipe E tetap 2 tone om
#8
(10-23-2013, 01:37 PM)Supriatno Hbs Wrote: Ralat om,

"Bentuk jok Brio Satya sama persis dengan Brio CBU, dengan motif yang sama pula, perbedaanya hanya pada pemilihan warna, versi CBU menggunakan dua warna (dual tone), beige dan coklat muda, sedangkan jok Brio Satya hanya dibalut satu warna beige saja."

untuk type Brio Satya A dan S memang satu tone, tapi kalau Satya tipe E tetap 2 tone om

iya pak, terimakasih ralatnya... yang saya lihat di dealer memang Satya A, yang S juga jok nya one tone ya?
Website
#9
(10-12-2013, 09:51 AM)Zikri Irfandi Wrote: [i][b]
Tidak ada heat shield di firewall, yaitu dinding antara mesin dan kabin penumpang. Ane pikir ini krusial yah, karena tanpa adanya heat shield, panas dengan mudahnya menyelusup ke kabin penumpang, efeknya ya ke kinerja AC dan akhirnya fuel consumption. Mungkin heat shield ini lah yang harus dijadikan menu upgrade/modifikasi bagi calon pengguna Brio Satya.

Om, kalau mau nambah heatshield firewall ini ke mana ya?
Sembarang bengkel umum akan ada?
Mahal ga sih?
#10
(12-16-2013, 03:54 PM)kitza Wrote: Om, kalau mau nambah heatshield firewall ini ke mana ya?
Sembarang bengkel umum akan ada?
Mahal ga sih?

ane rasa malah lebih siip di bengkel audio.. http://hondabrio.org/Thread-Dynamat-Peredam-Getaran
Website




Users browsing this thread: 1 Guest(s)